Menu ✖

Mode Gelap
Pedang Pora Warnai Pelepasan Wakapolda Sulteng Helmi Kwarta ke Mabes Polri Kapolda Rizal Irawan Pimpin Sertijab Wakapolda Sulteng dan Kapolres Parimo Hadiri Pesantren Lansia, Wagub Reny Ajak Lansia Jaga Kesehatan dan Perkuat Iman Kapolda Sulteng Gelar Jumat Keliling, Ajak Masyarakat Jaga Keamanan Bersama Buka Festival Danau Poso 2026, Anwar Hafid Tekankan Budaya, Lingkungan, dan Ekonomi Rakyat Polda Sulteng dan BNNP Kembali Gerebek Kayumalue, Dua Orang Diamankan

Hukum & Kriminal

Polres Parigi Moutong Gelar Pelatihan Binmas Bertema “Polisi Penolong Masyarakat”

badge-check


					Polres Parigi Moutong melalui Satuan Pembinaan Masyarakat (Sat Binmas) kembali menegaskan komitmennya dalam menghadirkan Polri yang humanis, responsif, dan solutif. (Foto: Istimewa) Perbesar

Polres Parigi Moutong melalui Satuan Pembinaan Masyarakat (Sat Binmas) kembali menegaskan komitmennya dalam menghadirkan Polri yang humanis, responsif, dan solutif. (Foto: Istimewa)

Karama.id – Parigi Moutong, Polres Parigi Moutong melalui Satuan Pembinaan Masyarakat (Sat Binmas) kembali menegaskan komitmennya dalam menghadirkan Polri yang humanis, responsif, dan solutif. Komitmen tersebut diwujudkan melalui Pelatihan Fungsi Teknis Binmas bertema “Polisi Penolong Masyarakat”, yang digelar pada Rabu (25/2/2026) pukul 09.30 WITA di Gedung Pesat Gatra.

Kegiatan strategis ini dibuka langsung oleh Kabag Ren Polres Parigi Moutong, AKP J.A. Turangan, didampingi Kasat Binmas AKP Zulkufran, S.H., serta perwakilan Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Parigi Moutong, Aliyasin Mehamah, S.Sos. Seluruh Kanit Binmas dan Bhabinkamtibmas jajaran hadir sebagai peserta, menandai keseriusan institusi dalam memperkuat fungsi pembinaan dan pelayanan kepada masyarakat.

Pelatihan ini menghadirkan sejumlah narasumber kompeten, di antaranya Dr. Melianto Rompon, S.KM., Dokter Ahli Madya Dinas Kesehatan Kabupaten Parigi Moutong, Danpos Basarnas Kabupaten Parigi Moutong, serta perwakilan Damkar Kabupaten Parigi Moutong. Materi yang diberikan mencakup penanganan kegawatdaruratan, pertolongan pertama, mitigasi bencana, hingga pola komunikasi efektif dalam menghadapi situasi krisis di tengah masyarakat.

Kasat Binmas Polres Parigi Moutong, AKP Zulkufran, S.H., menegaskan bahwa paradigma Polri saat ini menuntut kehadiran anggota yang tidak hanya berfungsi sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai pelindung, pengayom, sekaligus problem solver di tengah masyarakat.

“Tema Polisi Penolong Masyarakat bukan sekadar slogan. Ini adalah komitmen moral dan profesional. Bhabinkamtibmas harus menjadi figur pertama yang hadir saat masyarakat membutuhkan bantuan, baik dalam situasi konflik sosial, bencana, maupun keadaan darurat kesehatan,” tegas AKP Zulkufran.

Ia menambahkan, peningkatan kapasitas teknis ini bertujuan agar personel Sat Binmas mampu bertindak cepat, tepat, dan terukur di lapangan, sekaligus membangun kepercayaan publik melalui pendekatan yang humanis.

Pelatihan ini juga memperkuat sinergitas lintas sektor antara Polri, Dinas Kesehatan, Basarnas, dan Damkar dalam membangun sistem respons terpadu di wilayah hukum Polres Parigi Moutong. Kolaborasi tersebut dinilai menjadi kunci dalam menciptakan rasa aman sekaligus meningkatkan ketangguhan masyarakat menghadapi potensi gangguan kamtibmas maupun bencana.

Dengan terselenggaranya pelatihan ini, Polres Parigi Moutong menunjukkan langkah progresif menuju transformasi Polri yang presisi—hadir bukan hanya dalam penindakan, tetapi lebih mengedepankan pencegahan dan pertolongan.

Sat Binmas pun menegaskan bahwa polisi masa kini adalah sahabat masyarakat—sigap membantu, cepat merespons, dan selalu berada di garis depan demi keselamatan warga.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending di Hukum & Kriminal